Pengumuman Seleksi Kerja Sama Jasa Pengoperasian dan Pemeliharaan Batching Plant PT Pembangunan Dumai (Perseroda)

Pengumuman Seleksi Kerja Sama Jasa Pengoperasian dan Pemeliharaan Batching Plant PT Pembangunan Dumai (Perseroda)

PT Pembangunan Dumai (Perseroda) secara resmi mengumumkan pembukaan seleksi kerja sama untuk jasa pengoperasian dan pemeliharaan Batching Plant. Pengumuman ini, dengan nomor seleksi S3/23-PTPD/2025, ditujukan kepada perusahaan yang memiliki kualifikasi dalam bidang pengelolaan batching plant guna mendukung berbagai proyek yang sedang dan akan dijalankan oleh PT Pembangunan Dumai. Ruang lingkup pekerjaan meliputi perdagangan besar semen, pasir, batu, serta bahan konstruksi lainnya, termasuk kegiatan konstruksi bangunan sipil dan industri beton siap pakai.

Calon mitra kerja sama diharuskan memiliki pengalaman dan reputasi baik dalam proyek jalan atau bangunan sipil dengan nilai minimal Rp5 miliar dalam satu kontrak selama sepuluh tahun terakhir. Selain itu, peserta wajib memenuhi berbagai persyaratan teknis seperti penyediaan project manager, pengoperasian peralatan batching plant, pengadaan material, serta pelaksanaan konstruksi dan sertifikasi peralatan. Kriteria tambahan juga mencakup aspek legalitas perusahaan, di mana peserta tidak sedang bersengketa atau dalam proses hukum seperti kepailitan atau PKPU.

Proses pendaftaran seleksi dibuka mulai tanggal 13 November 2025 dan ditutup pada 14 November 2025 sebelum pukul 00.00 WIB. Pendaftaran dilakukan melalui email resmi PT Pembangunan Dumai di alamat dzikri.qadafi.pembangunandumai@outlook.com atau dzikri.qadafi.pembangunandumai@gmail.com. Informasi lebih lanjut mengenai tata cara prakualifikasi akan diberikan kepada peserta yang telah terdaftar.

Hanya perusahaan yang lulus tahap prakualifikasi yang akan diundang untuk melanjutkan ke tahap seleksi berikutnya. Dengan adanya seleksi ini, PT Pembangunan Dumai berharap dapat menjalin kemitraan strategis dengan pihak-pihak profesional yang mampu mendukung operasional batching plant secara optimal.